Pernahkah anda melakukan sebuah kesalahan dan setelah itu anda dipersalahkan. Mungkin kita semua pernah mengalaminya. Akan sangat biasa bila kita salah dan dipersalahkan.. namun akan jadi luar biasa bila kita salah dan dipersalahkan terus dihakimi oleh orang yang merasa dirinya tidak pernah melakukan sebuah kesalahan.
Ada sebuah adegan dalam Film “Perempuan berkalung sorban” yang sangat bermakna yang saya lihat yaitu ketika “Annisa dan Khudori dituduh oleh suami annisa Samsudin melakukan zina, dan ketika Annisa dan Khudori akan dirajam bahkan sudah ada yang melempar dengan batu, maka saat itu ibu Annisa berkata “Hanya orang yang tidak berdosa yang boleh merajamnya”, dan terang saja hal ini membuat semua masyarakat yang hendak merajam Annisa dan Khudori menjadi berpikir ulang”.
Terus apa poinnya yang bisa kita ambil.. Silahkan anda mempersalahkan orang yang berbuat salah karena memang dia bersalah. Namun untuk menghakimi orang yang berbuat salah sebaiknya anda berpikir kembali, ada baiknya anda bercermin terlebih dahulu dan tanyakan siapa saya? apa saja kesalahan yang telah saya perbuat? jangan² saya lebih salah dari dia?
Jadi mulai saat ini cobalah pikirkan apakah saya pantas mengatakan seseorang itu pembohong, jahat, bermuka dua dan bla bla…… dengan menjudge demikian anda seolah² menjadi seseorang yang baik lagi sempurna yang selalu teraniaya… Alangkah baiknya anda berfikir? Apa salah saya sehingga dia seperti itu? apakah ada sikap saya, perkataan saya yang menyinggung dia? Karena adakalanya kita g’ sadar telah melakukan kesalahan. Dan jangan sampai anda mempersalahkan seseorang hanya untuk menutupi kesalahan yang anda perbuat. Kita Tentu bisa menilai orang lain dengan objektif, tapi tak pernah bisa objektif dalam menilai diri sendiri
Posted in
Tags: 




