Karena kita memiliki jalan yang berbeda untuk satu tujuan??. Kata-kata ini muncul dari pikiran saya setelah menjalani hampir satu semester kuliah di STAIN Bukittingi. Sebagai manusia tujuan kita tentu ingin meraih kesuksesan baik itu di dunia maupun di akherat kelak nanti. Ya anggaplah tujuan kita sama seperti itu. Nah untuk mencapai tujuan itu tentu setiap orang memiliki cara atau jalannya sendiri-sendiri.
Terlalu berat rasanya kalau saya menulis tentang jalan menuju alam yang kekal nanti karena saya masih terlalu dini untuk membahasnya.
Namun sat hal yang bisa saya pahami yaitu mencapai kesuksesan di dunia pendidikan. Bisa dibilang saya cukup terlambat untuk kuliah dan konsentrasipun sudah terbagi². Namun saya melihat sebuah fenomena bahwa sebagian besar mungkin lebih 90% rekan² saya kuliah hanya fokus mencari nilai. Contohnya saja ketika berdiskusi, ketika dosennya memberi nilai plus untuk yang bertanya maka mereka yang biasanya pasif berebut untuk bertanya. Semua itu hanya untuk sebuah nilai plus. Cukup miris juga sich. Tapi coba kalau g’ ada nilai plus ny.. hanya sedikit yang bertanya.
Lain lagi ketika ujian.. lagi lagi untuk sebuah nilai bermacam cara dilakukan, ada yang membuat contekan dan sebagainya. Dan parahnya selama seminggu pertama UAS ini aja dah enam orang yang ketangkap karena kasus contekan dan namanya di pajang di direktorat sebagai pakar jimat. Cukup ironi memang. Apakah nilai sebegitu pentingnya sehingga apapun dilakukan untuk mendapatkannya. Entah lupa atau bagaimana, setiap perbuatan kita nantinya tentu akan dipertanggung jawabkan.. So sebelum terlambat berubahlah untuk hari depan yang lebih baik.
Apapun jalan yang akan ditempuh, usahakanlah itu jalan yang terbaik. Jalan yang g’ merugikan orang lain. Untuk sebuah kesuksesan g’ cukup hanya dengan nilai bagus saja. Masih banyak faktor lain yang dominan.
Posted in
Tags: 




