Ada apa dengan Malaysia? ntah apa mau nya, sebenarnya bukan masyarakat Malaysia secara keseluruhan karena saya yakin masyarakat Malaysia itu baik-baik. Tapi oknum Malaysia lah lebih tepatnya! Seperti terorganisir mengakui kebudayaan Indonesia sebagai kebudayaannya dan hal itu dimanfaatkan untuk iklan pariwisata. Klau sekali dua kali mungkin kita bisa memafkan tapi klau lah berkali kali seperti ini namanya dah keterlaluan. Klau seperti itu terus kita juga bisa marah.
Mereka mengambil seni dan kebudayaan kita karena pemerintahan kita aja mungkin g’ peduli, saat mereka dah ngambil baru dech heboh. Apakah begitu sulitnya untuk mendaftarkan hak cipta berbagai macam seni dan kebudayaan yang kita miliki?? rasanya g’ sulit sulit amat dech..
Ya kita emang salah g’ menjaga kekayaan yang kita miliki dengan baik, dan oknum Malaysia juga sudah keterlaluan. Mengaku serumpun tapi kita di tusuk dari belakang!! Ya karena mereka g’ punya warisan seni dan budaya ya wajar aja nyuri. Dan kita yang memiliki kekayaan seni dan budaya g’ menjaga warisan seni dan budaya itu dengan baik, tidak di patenkan ya wajar aja di curi. So intropeksi aja kale… mo marah silahkan mo dongkol silahkan!! tapi ingat aja jangan berlebihan.. klau dah berlebihan itu mah setan. Jangan sampai kebawa arus aja.
Posted in
Tags: 





betul, langkah introspeksi diri memang perlu dilakukan.
wira´s last blog ..Hasil Undian Liga Champions 2009/2010
hehhe, kalau berlebihan berarti kita ga beda akhlaknya sama yang nusuk dari belakang itu ya zoel..
sudah seharusnya juga tak kita samakan semua orang malaysia, bbrp teman bundo yg dari sana baik” kok.. ini yg bobrok itu oknum di pemerintahan mungkin. semoga semua dapat diperbaiki..
sirik aja tuch si malay..hehehe
Sarah´s last blog ..Menghibur hati seorang pengangguran
Ujian buat persaudaraan serumpun
Tak ada salahnya dengan warga Malaysia maupun pemerintahnya. Pokok permasalahannya, anda dan lain2 warga Indoensia masih belum kenal dnegan Malaysia sebenar-benarnya.
Sekadar melihat luaran, tahu geografi, ingat tanggal kemerdekaan dan hafal nama tokoh itu belum mencukupi. Anda harus kenal siapa itu pribumi warga Malaysia? anda harus tahu apa itu kebudayaan pribumi Malaysia. Dan anda juga harus tahu, sejarah pembentukan Malaysia.
Saya yakin, kalau anda tahu semua itu, ditambah kalau anda bijak menilai pemberitaan media anda yang bias, say ayakin anda tidak akan berani menuduh kami lagi.
Pokok pangkalnya tak kenal makan tak sayang
setuju sama yg diatas..
jgn fitnah kami lagi!(malay)